Tips aman memakai elpiji
Saat membeli Elpiji :
– Mintalah tabung dengan kondisi yang masih baik, pengelasan baik, tidak penyok, tidak berkarat, goresan, cungkilan, dan tonjolan pada tabung.
– Pilihlah tabung yang tercetak logo SNI.
– Pastikan segel plastik masih dalam keadaan baik.
– Apabila segel plastik dilepas, karet pengaman masih ada dan dalam keadaan baik (elastis, tidak longgar, aus, atau robek).

Sebelum menggunakan elpiji :
– Tempatkan tabung pada ruangan dengan ventilasi terbaik.
– Siapkan regulator berkualitas tinggi/rendah, yang berkualitas, dan berlogo SNI.
– Pastikan regulator dalam kondisi baik dan terpasang erat pada katup tabung dengan posisi knop regulator mengarah ke bawah.
– Pastikan selang dalam kondisi baik, memiliki pelindung aluminium/pselang plastik dan terpasang erat dengan klem pada regulator maupun kompor, dan tidak tertekuk atau tertindih.
– Saat tabung gas yang lama, pastikan tidak ada sumber api (rokok, kompor) menyala karena dimungkinkan masih ada sisa gas.

Jika terjadi kebocoran elpiji :
– Segera matikan kompor, lepas tabung gas dari regulator, dan bawa tabung ke tempat terbuka dengan sirkulasi udara baik.
– Buka semua ventilasi udara selebar-lebarnya sampai bau khas LPG hilang.
– Jangan menghidupkan sumber api, peralatan listrik, dan peralatan lainnya yang dapat menimbulkan percikan listrik/api.
– Periksa sumber kebocoran dengan mencelupkan tabung pada bak berisi air.

Perhatikan :
Saat kompor mati akibat elpiji habis putar knop kompor dalam posisi off/mati lebih dahulu sebelum mangganti tabung elpiji

Selang regulator yang sudah mulai terlihat retak-retak halus harus segera diganti. Melindungi selang yang berdekatan kompor dengan cara memasukkan kedalam selang plastik yang ukurannya lebih besar akan menghindari percikan air /minyak panas yang mengakibatkan selang cepat rusak. Selang yang terjemur panas matahari secara langsung akan mempercepat terjadinya retakan-retakan di selang.

Saat memasang regulator mendapati suara/aroma elpiji bocor, jangan menambahkan karet/seal di bagian valve kuningan. Periksa karet bagian dalam valve dan ganti dengan yang baru, apabila masih tetap terjadi kebocoran lebih baik tabung dikembalikan untuk ditukar.

Jangan memasang peralatan lain di bagian regulator untuk menghidari kebocoran, karena ada lubang ventilasi udara di regulatar yang akan ikut tertutup oleh alat tambahan tersebut.

Semua peralatan selang dan regulator ada usianya, akan lebih aman anda mengganti selang dan regulator secara berkala 2 tahun sekali. Pilihlah selang dan regulator yang berkualitas, meskipun harganya sedikit lebih mahal tetapi keamanan akan anda dapatkan.

Bila anda menggunakan tabung ukuran kecil (dengan pertimbangan harga murah bersubsidi) sedangkan pemakaian elpiji besar, akan berakibat sering membuka/memasang regulator hal ini akan mengakibatkan regulator akan lebih cepat rusak. Coba anda hitung kalau memakai tabung 12 kg dengan pemakaian sampai habis selama 1 bulan, selama setahun anda hanya perlu membuka/memasang 12 kali. Kalau anda memakai tabung 3 kg selama 1 tahun akan membuka/memasang 48 kali !!!